Selasa, 03 Nov 2026 DIGI-PRODUCTDigi-BankersDigi-ColumnDigi-CryptoDigi-Insights
Breaking
Beranda › Digi-News
Digi-News

Perkuat Keamanan Data Nasabah, Bank Mandiri Kantongi Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025

✍️ Baskara Zivandaru Pranaja 🕒 03 Nov 2026
Bank Mandiri meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 sebagai langkah memperkuat tata kelola privasi dan perlindungan data nasabah, sekaligus menjaga kepercayaan di era perbankan digital.
Bank Mandiri meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 sebagai langkah memperkuat tata kelola privasi dan perlindungan data nasabah, sekaligus menjaga kepercayaan di era perbankan digital.

Keamanan data bukan lagi sekadar fungsi kepatuhan di ruang belakang (back-office compliance), melainkan pilar strategis penentu reputasi merek di era digital. Ketika bank mampu menjamin bahwa data pribadi nasabah dikelola dengan standar transparansi dan proteksi tertinggi, institusi tersebut tidak hanya menjual produk finansial, tetapi juga memberikan rasa aman yang mutlak bagi seluruh pemangku kepentingan.

___________

KEY FACTS: 

■ PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi meraih Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 untuk Sistem Manajemen Informasi Privasi (Privacy Information Management System).
■ Audit komprehensif dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen internasional, SGS Indonesia.
■ Ruang lingkup sertifikasi mencakup pengelolaan data nasabah untuk pemasaran kartu kredit via telesales, persetujuan data, hingga pemenuhan hak subjek data.

_____________

Makin masifnya digitalisasi sektor keuangan yang diiringi meningkatnya kerentanan siber, aspek perlindungan data pribadi telah bertransformasi menjadi mata uang kepercayaan (currency of trust) yang paling bernilai bagi nasabah.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengambil langkah strategis dalam memperkokoh tata kelola keamanan informasi dengan mengantongi Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 untuk Sistem Manajemen Informasi Privasi.

Pencapaian bergengsi ini diraih setelah bank pelat merah tersebut melalui serangkaian proses audit yang ketat dan komprehensif oleh lembaga sertifikasi independen berstandar internasional, SGS Indonesia.

Penyerahan sertifikat secara resmi dilakukan di Wisma Mandiri I, Jakarta Pusat, menandai babak baru komitmen bank dalam menjadikan privasi data nasabah sebagai keunggulan kompetitif utama.

Standarisasi Global untuk Pengelolaan Data Sensitif

Perolehan sertifikasi internasional ini mencakup ruang lingkup operasional yang krusial dalam pemrosesan data pribadi nasabah. Berdasarkan evaluasi yang dikoordinasikan oleh unit kepatuhan internal, audit mencakup aktivitas pengelolaan data untuk pemasaran kartu kredit melalui telesales, mekanisme persetujuan nasabah (consent management), hingga penanganan permintaan atas pemenuhan hak subjek data pribadi.

Direktur Human Capital & Compliance Bank Mandiri Eka Fitria menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif terhadap regulasi yang berlaku, melainkan wujud nyata dari upaya bank dalam membangun keunggulan kompetitif di industri perbankan nasional.

“Komitmen kami bukan hanya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, namun juga menjadikan prinsip-prinsip Pelindungan Data Pribadi sebagai competitive advantage yang dimiliki oleh Bank Mandiri dalam rangka melayani customer dengan sebaik-baiknya,” ujar Eka Fitria di Jakarta.

Dalam proses persiapannya, Bank Mandiri melibatkan koordinasi lintas fungsi yang melibatkan unit Internal Audit, Unit Telesales Kartu Kredit, Kantor Cabang, hingga unit Customer Care, dengan dukungan asistensi dari PT Robere Manajemen Indonesia. Pendekatan lintas sektoral ini memastikan bahwa seluruh standar operasional dan tata kelola privasi benar-benar terintegrasi hingga ke lini pelayanan terdepan.

Menjaga Kepercayaan Publik di Era Ekonomi Digital

Kepercayaan nasabah merupakan fondasi utama penopang stabilitas bisnis perbankan. Seiring dengan meluasnya pemanfaatan layanan keuangan berbasis aplikasi dan kecerdasan buatan, risiko kebocoran data menjadi ancaman nyata yang dapat merusak reputasi institusi keuangan dalam sekejap.

Dengan diterapkannya standar ISO/IEC 27701:2025, Bank Mandiri memiliki kerangka kerja yang adaptif terhadap dinamika regulasi perlindungan data pribadi serta perkembangan teknologi global. Hal ini memberikan jaminan keamanan berlapis bagi jutaan nasabah yang mempercayakan pengelolaan aset dan informasi finansial mereka kepada perseroan.

Langkah Bank Mandiri mengadopsi standar internasional ISO/IEC 27701:2025 memberikan standar acuan baru bagi industri perbankan nasional dalam memperlakukan data nasabah. Di tengah pengetatan regulasi pelindungan data pribadi di Indonesia, bank yang mampu membuktikan kepatuhan dan keamanan tata kelola informasinya secara independen akan lebih unggul dalam memenangkan loyalitas nasabah korporasi maupun ritel, sekaligus menepis risiko sanksi kepatuhan dari regulator.

Tantangan terbesar bagi institusi perbankan besar seperti Bank Mandiri adalah memastikan konsistensi penerapan standar privasi ini di tengah ekspansi ekosistem digital yang kian kompleks. Perseroan dituntut untuk terus memutakhirkan infrastruktur keamanan siber dan melakukan audit berkala guna mengantisipasi modus operandi pencurian data yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Keamanan data bukan lagi sekadar fungsi kepatuhan di ruang belakang (back-office compliance), melainkan pilar strategis penentu reputasi merek di era digital. Ketika bank mampu menjamin bahwa data pribadi nasabah dikelola dengan standar transparansi dan proteksi tertinggi, institusi tersebut tidak hanya menjual produk finansial, tetapi juga memberikan rasa aman yang mutlak bagi seluruh pemangku kepentingan. ■

 

DP
Deddy H. Pakpahan
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update