Sabtu, 24 Okt 2026 DIGI-PRODUCTDigi-BankersDigi-ColumnDigi-CryptoDigi-Insights
Breaking
Beranda › Digi-News
Digi-News

DBS Dinobatkan Sebagai Bank Teraman di Asia Selama 18 Tahun Berturut-turut

✍️ Raras Aivani Kusumendri 🕒 24 Oct 2026
DBS Bank dinobatkan sebagai Asia’s Safest Bank (Bank Teraman di Asia) selama 18 tahun berturut-turut oleh majalah Global Finance.
DBS Bank dinobatkan sebagai Asia’s Safest Bank (Bank Teraman di Asia) selama 18 tahun berturut-turut oleh majalah Global Finance.

DBS Bank berhasil mempertahankan gelar Asia’s Safest Bank selama 18 tahun berturut-turut dalam pemeringkatan tahunan Global Finance’s World’s Safest Banks 2026.

_____________

KEY FACTS:

● DBS Bank dinobatkan sebagai Asia’s Safest Bank (Bank Teraman di Asia) selama 18 tahun berturut-turut oleh majalah Global Finance.
● Pemeringkatan World’s Safest Banks 2026 menguji 500 bank terbesar di dunia berdasarkan peringkat kredit mata uang asing dari Moody’s, S&P Global Ratings, dan Fitch Ratings.
● CFO DBS Chng Sok Hui menegaskan pencapaian ini mencerminkan resiliensi waralaba bisnis DBS serta disiplin manajemen risiko perusahaan.
● Global Finance telah menerbitkan pemeringkatan kekuatan finansial dan stabilitas bank ini selama 35 tahun.

__________

Grup perbankan asal Singapura, DBS Bank, secara resmi mempertahankan posisinya sebagai Bank Teraman di Asia (Asia’s Safest Bank) selama 18 tahun berturut-turut. Berdasarkan pengumuman peringkat tahunan World’s Safest Banks 2026 yang dirilis majalah keuangan internasional Global Finance pada Jumat (23/10), pencapaian ini menegaskan resiliensi serta manajemen risiko disiplin DBS di tengah gejolak pasar dan ketidakpastian ekonomi global.

Pemeringkatan "World’s Safest Banks" oleh Global Finance mengevaluasi peringkat kredit mata uang asing jangka panjang dari 500 bank terbesar di dunia. Penilaian ini didasarkan pada pemeringkatan resmi dari tiga lembaga pemeringkat kredit terkemuka dunia, yaitu Moody’s, S&P Global Ratings, dan Fitch Ratings. Publikasi yang telah berjalan selama 35 tahun ini menjadi acuan global untuk menilai kekuatan finansial dan stabilitas institusi perbankan.

Founder dan Editorial Director Global Finance, Joseph Giarraputo, menyatakan bahwa pemeringkatan tahun 2026 memberikan pengakuan khusus kepada institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketahanan jangka panjang di tengah risiko-risiko baru.

"Global Finance’s World’s Safest Banks 2026 mengapresiasi institusi yang telah membuktikan kekuatan finansial dan resiliensi jangka panjang yang dibutuhkan untuk mengarungi risiko-risiko baru, serta memberikan kepercayaan kepada nasabah dan pasar," ujar Joseph Giarraputo dalam keterangannya.

Menanggapi penghargaan tersebut, Chief Financial Officer (CFO) DBS, Chng Sok Hui, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan predikat ini merupakan bukti atas ketahanan waralaba bisnis DBS serta manajemen risiko yang terukur.

"Kami merasa terhormat diakui sebagai Bank Teraman di Asia selama 18 tahun berturut-turut. Pengakuan ini mencerminkan kekuatan dan resiliensi dari waralaba DBS serta manajemen risiko kami yang disiplin. Di masa penuh ketidakpastian ini, nasabah mencari bank yang aman dan dapat diandalkan. Kami tetap berkomitmen untuk menjadi mercusuar stabilitas, mendampingi mereka melewati siklus pasar, dan membantu menavigasi dunia yang semakin kompleks," ungkap Chng Sok Hui.

Penghargaan ini memperkokoh rekam jejak DBS sebagai institusi keuangan yang tidak hanya terdepan dalam inovasi teknologi finansial dan transformasi digital banking, tetapi juga ditopang oleh struktur permodalan dan manajemen risiko yang kokoh.

Keseimbangan Inovasi dan Manajemen Risiko

Keberhasilan DBS mempertahankan predikat Asia’s Safest Bank selama hampir dua dekade (18 tahun) berturut-turut memberikan sinyal penting bagi lanskap industri perbankan di Asia Tenggara dan skala global. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kunci utama keberlanjutan bisnis perbankan (banking sustainability) tidak semata-mata terletak pada agresivitas pertumbuhan aset atau kecepatan adopsi teknologi, melainkan pada keseimbangan antara inovasi dan ketatnya manajemen risiko (risk management governance).

Di tengah tren ketidakpastian makroekonomi, ancaman keamanan siber (cybersecurity), serta integrasi pesat kecerdasan buatan (AI) di sektor finansial, tingkat kepercayaan nasabah (customer trust) menjadi aset paling berharga bagi institusi perbankan. Evaluasi independen dari lembaga pemeringkat dunia seperti Moody’s, S&P, dan Fitch memberikan konfirmasi bahwa DBS memiliki bantalan permodalan (capital buffer) dan rasio likuiditas yang sangat aman untuk meredam risiko disrupsi pasar.

Bagi perbankan di kawasan regional termasuk Indonesia, konsistensi DBS menjadi acuan (benchmark) dalam menyelaraskan transformasi perbankan digital dengan standar manajemen risiko terpadu. Ketahanan finansial yang stabil memungkinkan bank untuk terus mengalokasikan investasi jangka panjang pada infrastruktur siber dan AI tanpa mengorbankan rasio kesehatan keuangan bank.

Pencapaian DBS memicu penguatan standar pengelolaan risiko di antara kelompok bank perbankan regional (regional banking groups). Industri perbankan dituntut untuk terus menjaga tingkat kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) dan kualitas aset di tengah guncangan suku bunga serta risiko teknologi. Keberhasilan ini juga membuktikan bahwa integrasi teknologi perbankan yang masif harus berjalan beriringan dengan kerangka kerja mitigasi risiko (risk mitigation framework) yang ketat.

Bagi nasabah individu maupun korporasi, ketersediaan bank yang stabil dan teraman memberikan jaminan keamanan atas simpanan dana, kepastian akses likuiditas, serta kelancaran pembiayaan bisnis dalam berbagai siklus ekonomi. Nasabah memperoleh rasa aman yang lebih tinggi dalam mengelola portofolio keuangan dan melakukan transaksi pembayaran internasional melalui ekosistem perbankan yang tepercaya. ■

__________


FAQ:

Q: Penghargaan apa yang diraih oleh DBS Bank dari Global Finance?
A: DBS Bank diraih penghargaan sebagai Asia’s Safest Bank (Bank Teraman di Asia) untuk tahun 2026 versi majalah Global Finance.

Q: Berapa lama DBS berhasil mempertahankan predikat Bank Teraman di Asia tersebut?
A: DBS berhasil mempertahankan gelar Asia’s Safest Bank selama 18 tahun berturut-turut.

Q: Indikator apa yang digunakan Global Finance dalam menentukan pemeringkatan bank teraman?
A: Pemeringkatan didasarkan pada evaluasi peringkat kredit mata uang asing jangka panjang dari 500 bank terbesar di dunia yang dirilis oleh Moody’s, S&P Global Ratings, dan Fitch Ratings.

Q: Siapa jajaran pimpinan yang memberikan pernyataan terkait penghargaan ini?
A: Pernyataan disampaikan oleh Joseph Giarraputo (Founder dan Editorial Director Global Finance) dan Chng Sok Hui (Chief Financial Officer DBS). ■

 

 

 

 

DP
Deddy H. Pakpahan
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update