Rabu, 23 Sep 2026 Digi-BankersDigi-ColumnDigi-CryptoDigi-InsuranceDigi-Lifestyle
Beranda › Digi-News
Digi-News

Lima Tahun Mengawal Gen Z, blu by BCA Digital Evolusi Menjadi Ekosistem blu 2.0

✍️ Redaksi 🕒 21 Sep 2026 👁️ 9x dibaca
Lima Tahun Mengawal Gen Z, blu by BCA Digital Evolusi Menjadi Ekosistem blu 2.0

Genap lima tahun beroperasi, PT Bank Digital BCA (BCA Digital) mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar perbankan digital bagi generasi muda dengan meluncurkan evolusi ekosistem blu 2.0. Berlandaskan kinerja solid Semester I-2026, di mana Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 20% YoY yang didominasi oleh Gen Z dan Milenial (91% dari total nasabah), blu bertransformasi dari sekadar aplikasi pembayaran menjadi lifestyle enabler yang komprehensif. Melalui kerangka solusi finansial 360 derajat berbasis empat pilar SIAP (Simpanan, Investasi, Asuransi, Pinjaman), blu 2.0 didesain untuk menjawab friksi nyata nasabah dalam keseharian serta mengawal fenomena kedewasaan finansial (financial maturity) anak muda Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya pengelolaan dana dan investasi jangka panjang.


DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Dominasi Gen Z & Milenial: Sebanyak 91% nasabah blu adalah digital natives (Gen Z 56%, Milenial 35%) yang mendorong pertumbuhan NOC 25% YoY.
■ Ledakan Transaksi Digital: Volume transaksi harian di luar transfer melonjak 186% dalam 3 tahun, menembus Rp 13,13 triliun dengan dominasi QRIS 36%.
■ Inovasi Ekosistem blu 2.0: Evolusi solusi finansial 360 derajat berbasis empat pilar SIAP: Simpanan, Investasi, Asuransi, dan Pinjaman.


Memasuki tahun kelima perjalanannya dalam mengawal transformasi perbankan digital di Indonesia, PT Bank Digital BCA (BCA Digital) mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang solid sekaligus menampilkan evolusi ekosistem blu 2.0.

Direktur Bisnis BCA Digital, Aditya Wahyu Windarwo, menegaskan bahwa lima tahun pertama merupakan fase krusial bagi perusahaan untuk membangun fondasi, kepercayaan publik, dan skala bisnis.

"Lima tahun pertama perjalanan blu adalah fase membangun fondasi, kepercayaan publik, serta skala bisnis yang teruji. BCA Digital mewarisi rekam jejak stabilitas dan trust dari Grup BCA, namun beroperasi dengan agility dan kelincahan perusahaan teknologi," ujar Aditya dalam keterangan tertulis, Senin (21/9).

Melalui kampanye #EksplorSemaumu, blu memperkuat posisinya sebagai lifestyle enabler yang relevan bagi generasi muda. Memasuki fase ekspansi berikutnya, BCA Digital akan berfokus memperdalam ekosistem agar layanan blu semakin terintegrasi dengan kebutuhan finansial harian masyarakat secara berkelanjutan.

Kinerja Solid Semester I-2026: Tumbuh Organik Bersama Generasi Muda

Menginjak usia lima tahun, BCA Digital mencatatkan pertumbuhan bisnis yang organik dan sehat. Sepanjang Semester I-2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 20% secara Year-on-Year (YoY), didukung oleh peningkatan Net Open Customer (NOC) sebesar 25% YoY.

Pertumbuhan ini digerakkan oleh porsi demografi anak muda yang sangat dominan. Sebanyak 56% nasabah blu merupakan Gen Z dan 35% merupakan Milenial (total 91% digital natives). Laju akuisisi nasabah baru pun dipimpin oleh Gen Z dengan pertumbuhan 30% YoY, disusul oleh Milenial sebesar 20% YoY.

Head of Corporate Planning BCA Digital, Yoga T. Halim, mengatakan data tersebut menunjukkan adanya perubahan pola generasi muda dalam mengelola keuangan.

"Melihat tren kinerja lima tahun ini, kebanggaan terbesar kami bukan hanya pada pencapaian metrik keuangan, melainkan pada bagaimana data ini memotret pergeseran perilaku generasi muda menuju kedewasaan finansial," ujar Yoga.

Akselerasi Transaksi Ritel

Pertumbuhan skala pengguna ini sejalan dengan makin melekatnya blu dalam aktivitas harian nasabah. Berdasarkan data posisi per 31 Agustus 2026, total volume transaksi digital di luar transfer dalam tiga tahun terakhir melonjak 186%, menembus angka Rp 13,13 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari transaksi QRIS yang menyumbang 36% dari total volume transaksi. Pertumbuhan frekuensi transaksi harian per 31 Agustus 2026 pun mencatatkan lonjakan signifikan:

■ QRIS: Melesat 124% YoY didukung penambahan beragam jenis QRIS, seperti QRIS CPM, QRIS Tun-Tas, dan QRIS Tap.
■ E-Wallet: Tumbuh 71% YoY diperkuat penambahan integrasi mitra e-wallet dan direct connect.
■ bluPayment: Naik 56% YoY melalui penambahan 100+ partner.
■ Bayar/Beli (Biller): Tumbuh 44% YoY seiring bertambahnya 3 kategori biller baru dengan lebih dari 300 biller tambahan.

Sementara itu, pada transaksi valuta asing (bluValas) per Semester I-2026, jumlah transaksi melonjak 435% YoY dengan kenaikan volume transaksi mencapai 535% YoY, yang didominasi oleh pengguna Gen Z (growth 356% YoY) dan Milenial (273% YoY). Frekuensi transaksi internasional juga naik 29% YoY dengan volume tumbuh 60% YoY.

Mengusung komitmen Global Payments Without Foreign Exchange Worries, nasabah kini dapat bertransaksi langsung di berbagai negara menggunakan kartu fisik, kartu virtual, maupun Garuda x bluDebit Card tanpa biaya konversi kurs di berbagai mata uang dunia terpopuler (termasuk USD, EUR, GBP, SGD, JPY, AUD, CNY, dan HKD).
Tren ini menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk mendiversifikasi aset valas sekaligus menikmati fleksibilitas transaksi tanpa hambatan saat bepergian ke luar negeri.

Kedewasaan Finansial Anak Muda dan Hadirnya Ekosistem blu 2.0

Tingginya aktivitas transaksi ini sekaligus mematahkan stereotip bahwa generasi muda bersikap konsumtif semata. Terjadi fenomena kedewasaan finansial (financial maturity), di mana anak muda aktif mengelola dana dan mempersiapkan masa depan.

Pada Semester I-2026, tercatat kenaikan pengguna fitur bluSaving (+38% YoY), tabungan bersama bluGether (+47% YoY), pengelolaan kas usaha via bluBisnis (+37% YoY), serta lonjakan tajam pada pemodal pasar modal melalui bluRDN yang melesat hingga 225% YoY.

Perubahan tersebut menjadi salah satu pertimbangan BCA Digital dalam mengembangkan blu 2.0 dengan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Head of Retail & Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, mengatakan pengembangan produk blu dilakukan dengan melihat kebutuhan dan kendala yang dihadapi nasabah dalam aktivitas sehari-hari.

"Inovasi produk di blu tidak pernah lahir dari asumsi di dalam ruang rapat, melainkan dari mendengarkan friksi nyata yang dihadapi nasabah dalam keseharian mereka. Melalui blu 2.0, kami ingin melampaui fungsi perbankan konvensional untuk menghadirkan rasa tenang dan kebebasan dalam mengelola uang," kata Edwin.

Menjawab dinamika tersebut, blu berevolusi menghadirkan blu 2.0 melalui kerangka solusi finansial 360 derajat berbasis empat pilar SIAP.

■ Simpanan: Membangun kebiasaan finansial sejak dini melalui bluSaving, bluDeposit, bluGether, bluValas, bluBisnis, serta bluAccount for Teens yang kini menjangkau usia 10-17 tahun sebagai langkah edukasi literasi finansial.
■ Investasi: Penumbuhan aset bagi entry-level investor melalui bluInvest (Reksa Dana dan Emas digital) serta bluRDN hasil kolaborasi bersama BCA Sekuritas.
■ Asuransi: Perlindungan mikro yang simpel dan terjangkau via bluInsurance, yang menyediakan ragam proteksi komprehensif.
■ Pinjaman: Solusi likuiditas cepat, transparan, dan bertanggung jawab melalui bluExtraCash.

Perluasan Peran sebagai Lifestyle Enabler Lewat Integrasi BaaS dan Open Banking

Sebagai wujud peran blu sebagai plug-and-play lifestyle enabler, integrasi Banking-as-a-Service (blUnion) mencatatkan tren positif dengan pertumbuhan frekuensi transaksi di atas 50% di berbagai sektor gaya hidup per 31 Agustus 2026. Segmen Groceries & Necessities tumbuh 70% YoY, disusul pembelian tiket bioskop (Cinema) sebesar 60% YoY, transportasi publik & perjalanan 54% YoY, serta Food & Beverages (F&B) tumbuh 51% YoY sebagai motor transaksi harian terbesar.

Komitmen mengawal kedewasaan finansial nasabah turut diwujudkan secara nyata melalui bluAcademy yang menjadi ujung tombak literasi keuangan perusahaan. Sejak Oktober 2023 hingga Agustus 2026, program ini telah sukses mengedukasi 30.926 peserta melalui 25 batch.
Nasabah belajar mengelola keuangan sembari mempraktikkan langsung fitur-fitur blu yang relevan. Head of Brand & Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko, menekankan pentingnya edukasi finansial berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh nasabah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Literasi keuangan keuangan yang berkelanjutan adalah sebuah perjalanan panjang. Kami memulainya dari dalam melalui bluAcademy sebagai ujung tombak, di mana nasabah bisa belajar sekaligus mempraktikkan langsung fitur-fitur blu untuk mengelola keuangan sehari-hari," ujar Duardi.

Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi edukasi berkelanjutan ini, BCA Digital menggelar puncak penganugerahan bluPressAwards 2026. Program ini berhasil mengumpulkan 118 karya artikel dari 106 media, melibatkan 107 jurnalis dari berbagai penjuru Nusantara. Karya terpilih akan dikompilasi, dibukukan, dan didaftarkan untuk mencatatkan Rekor MURI sebagai wujud penghormatan kontribusi insan pers bagi literasi keuangan Indonesia.

Duardi menegaskan pentingnya peran media untuk memperluas jangkauan edukasi yang telah dilakukan BCA Digital. "Melalui bluPressAwards 2026, kami tidak sekadar memberikan penghargaan, melainkan merayakan sinergi ini-sebuah dedikasi insan pers yang tak kenal lelah membantu masyarakat luas agar merasa terbantu dan semakin terbiasa mencapai kedewasaan finansial," pungkas Duardi. (NCK)


DIGIONARY:

● 4 Pilar SIAP: Kerangka solusi finansial 360 derajat blu 2.0 yang terdiri dari Simpanan, Investasi, Asuransi, dan Pinjaman.
● Banking-as-a-Service (BaaS): Integrasi layanan perbankan langsung ke dalam platform non-perbankan milik mitra bisnis.
● blUnion: Nama layanan Banking-as-a-Service (BaaS) dari blu by BCA Digital untuk integrasi ekosistem mitra gaya hidup.
● bluValas: Fitur tabungan valuta asing multi-mata uang untuk kemudahan transaksi internasional tanpa biaya konversi kurs.
● Dana Pihak Ketiga (DPK): Dana yang dihimpun bank dari masyarakat, mencakup giro, tabungan, dan deposito.
● Digital Natives: Generasi yang tumbuh besar bersama teknologi digital, didominasi oleh Gen Z dan Milenial.
● Financial Maturity (Kedewasaan Finansial): Fenomena perubahan perilaku generasi muda yang aktif mengelola dana dan merencanakan masa depan keuangan.
● Net Open Customer (NOC): Metrik yang menunjukkan jumlah pertumbuhan nasabah baru bank dalam periode tertentu.
● User Experience (UX): Pengalaman keseluruhan pengguna saat berinteraksi dengan produk atau layanan digital.

#blubybcadigital #bcadigital #ulangtahunke5 #blu20 #4pilarsiap #generasimuda #genz #milenial #kedewasaanfinansial #transaksidigital #qris #bluvalas #edukasifinansial #bluacademy #blupressawards2026 #inovasiperbankan #digitalnatives #lifestyleenabler #bankingasaservice #perbankandigitalindonesia

R
RedaksiPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update