KoinWorks targetkan pembiayaan senilai Rp10 triliun untuk UMKM pada 2023
digitalbank.id - UMKM diprediksi akan tetap menjadi garda terdepan perekonomian Indonesia di tahun 2023, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. Akses pembiayaan UMKM dan pertumbuhan usaha juga akan terus ditingkatkan sejalan dengan target pemerintah.
Senada dengan target pemerintah itu, KoinWorks sebagai salah satu pelaku bisnis fintech melanjutkan komitmennya untuk memberikan solusi keuangan bagi UMKM yang masih underserved. Fintech KoinWorks menargetkan pertumbuhan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2023. Adapun pertumbuhan yang ditargetkan mencapai 20 persen atau Rp10 triliun. KoinWorks diketahui telah menyalurkan pembiayaan UMKM senilai Rp8 triliun sepanjang 2022.
"Pada 2023, pembiayaan KoinWorks kepada UMKM diproyeksikan meningkat dari tahun sebelumnya, dan mencapai Rp10 triliun," kata CEO dan Co-Founder KoinWorks Benedicto Haryono Kamis (6/4/2023). Pertumbuhan pinjaman selama bulan Ramadan kali ini juga diharapkan mampu menopang pertumbuhan. Berdasarkan data KoinWorks, permintaan pinjaman yang masuk dari para pelaku UMKM menuju Ramadan pada 2022 lalu naik dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Adapun sebagian besar permintaan pinjaman berasal dari industri makanan dan minuman, startup, dan fesyen. "Permintaan pinjaman ini diperkirakan akan semakin meningkat pada Ramadan 2023 mengingat mobilitas masyarakat Indonesia yang sudah mulai pulih," kata Benedicto.
KoinWorks mencatat basis pengguna mencapai 2,5 juta pengguna, dengan penyaluran pendanaan Rp8 triliun kepada lebih dari 850.000 UMKM pada 2022. Selain menciptakan solusi bagi UMKM, Benedicto menyebutkan KoinWorks juga meningkatkan potensi UMKM dengan berbagai inisiatif pengembangan usaha pada 2022.
Diketahui, 9.000 UMKM dari berbagai industri mengikuti kompetisi KoinWorks NEO Inspire yang merupakan kerja sama dengan Neobank, yang memfasilitasi pemenangnya dengan modal usaha. "Di tahun mendatang, dengan KoinWorks NEO sebagai andalan kami, KoinWorks akan fokus pada strategi pengembangan UMKM dalam skala mikro dan mendekatkan layanan kami kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Benedicto pada Desember 2022.■
