Senin, 05 Okt 2026 DIGI-PRODUCTDigi-BankersDigi-ColumnDigi-CryptoDigi-Insights
Beranda › Digi-Lifestyle
Digi-Lifestyle

Strategi Mastercard Mengalirkan Belanja Turis Asing ke UMKM via Stopover Garuda Indonesia

✍️ Raras Aivani Kusumendri 🕒 05 Oct 2026
Mastercard memperluas jaringan pembayaran global untuk mendorong transaksi lintas batas wisatawan asing ke sektor UMKM daerah.
Mastercard memperluas jaringan pembayaran global untuk mendorong transaksi lintas batas wisatawan asing ke sektor UMKM daerah. Foto: digitalbank.id

Garuda Indonesia berkolaborasi dengan Mastercard dan Kementerian Pariwisata meluncurkan Garuda Indonesia Stopover Program guna mendorong belanja wisatawan asing dan pemerataan ekonomi daerah melalui pemanfaatan jaringan pembayaran global.

_________

DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Mastercard memperluas jaringan pembayaran global untuk mendorong transaksi lintas batas wisatawan asing ke sektor UMKM daerah.
■ Program Stopover Garuda Indonesia menawarkan rute domestik lanjutan tanpa biaya tambahan bagi penumpang internasional.
■ Kementerian Pariwisata mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengakselerasi pemerataan ekonomi pariwisata berkelanjutan.

__________

Raksasa pembayaran digital Mastercard memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pariwisata nasional yang inklusif melalui kemitraan strategis bersama maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata. Kolaborasi ini diwujudkan melalui peluncuran Garuda Indonesia Stopover Program, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mengalirkan transaksi lintas batas wisatawan mancanegara (inbound) langsung ke ekosistem ekonomi daerah dan UMKM di seluruh Indonesia.

Melalui program percontohan ini, Mastercard memanfaatkan analisis wawasan berbasis data serta jaringan pemegang kartu globalnya untuk mendiversifikasi arus kunjungan turis asing agar tidak hanya terkonsentrasi di pintu masuk utama seperti Bali dan Jakarta.

Country Manager Mastercard Indonesia, Aileen Goh, menegaskan pentingnya integrasi jaringan keuangan global dengan sektor penerbangan dalam memperkuat dampaknya terhadap ekonomi lokal.

“Mastercard berkomitmen mendukung prioritas ekonomi nasional dengan mendorong pertumbuhan pariwisata yang lebih inklusif melalui wawasan berbasis data dan konektivitas jaringan global kami,” ujar Country Manager, Mastercard Indonesia, Aileen Goh. 

Diversifikasi Arus Kunjungan Wisatawan

Menurut dia kolaborasi bersama Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata ini dirancang untuk mendiversifikasi arus kunjungan wisatawan mancanegara ke luar pintu masuk utama. "Melalui akses ke jaringan pemegang kartu global, kami mengalirkan belanja lintas batas langsung ke ekosistem pariwisata daerah, perajin lokal, serta pelaku UMKM di seluruh nusantara," tambahnya.

Guna mengoptimalkan jangkauan program ini, Mastercard bakal menjalankan kampanye promosi terarah pada fase perencanaan perjalanan di pasar-pasar utama, seperti Singapura dan Malaysia. Aktivasi digital juga ditargetkan kepada para wisatawan dari Singapura, Malaysia, Korea Selatan, serta turis mancanegara yang tiba di Bali untuk mendorong mereka menambahkan destinasi domestik baru dalam agenda kunjungannya.

Upaya diversifikasi lokasi wisata ini menjadi krusial di tengah pemulihan total industri pariwisata pascapandemi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia terus menunjukkan tren positif, di mana lonjakan arus masuk masih didominasi oleh wisman asal Asia Tenggara dan Asia Timur. Namun, konsentrasi belanja turis kerap kali hanya mengendap di hub utama, sehingga keterlibatan jaringan pembayaran digital kelas dunia dipandang strategis untuk mengurai ketimpangan pendapatan di daerah penunjang.

Nilai Tambah Perjalanan

Dari sisi operasional armada, Garuda Indonesia menyediakan opsi penerbangan lanjutan domestik tanpa biaya tambahan bagi penumpang rute internasional jarak jauh (long-haul) maupun regional yang memenuhi kriteria saat memesan tiket.

Plt. Direktur Niaga Garuda Indonesia, Mukhtaris, menyampaikan bahwa Garuda memegang peran strategis dalam menghubungkan wisatawan dari pintu masuk utama menuju berbagai jaringan domestik.

“Melalui Garuda Indonesia Stopover Program, kami ingin memberikan nilai tambah pada perjalanan menuju Indonesia dengan membuka lebih banyak pilihan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan domestiknya. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kami untuk mendorong trafik inbound, memperluas pergerakan wisatawan di dalam negeri, serta memperkuat kontribusi konektivitas Garuda Indonesia terhadap pertumbuhan sektor pariwisata nasional,” lanjut Mukhtaris.

Dukungan penuh juga mengalir dari regulator pariwisata nasional. Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan, akselerasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri. 

"Inisiatif seperti Program Stopover Garuda Indonesia dapat mendorong wisatawan mancanegara untuk menjelajahi destinasi baru, sekaligus memastikan perputaran ekonomi pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat daerah dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Garuda Indonesia mempromosikan program ini melalui seluruh saluran komunikasi resmi, termasuk media sosial, electronic direct mail (EDM), dan jaringan layanan pelanggan. Periode pemesanan dan keberangkatan terbuka hingga akhir November 2026 melalui kanal digital resmi FlyGaruda serta agen perjalanan terdaftar. ■

__________

DIGIONARY:

● EDM (Electronic Direct Mail): Metode pemasaran digital yang mengirimkan pesan promosi atau buletin secara langsung ke daftar alamat email konsumen.
● Inbound: Arus kedatangan wisatawan atau penumpang dari luar negeri menuju ke dalam suatu negara.
● Long-haul: Penerbangan jarak jauh yang biasanya memakan waktu tempuh lebih dari 6 hingga 8 jam secara terus-menerus.
● Stopover: Persinggahan sementara di suatu kota atau destinasi transit sebelum melanjutkan penerbangan ke tujuan akhir.
● UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah): Sektor usaha produktif milik perorangan atau badan usaha yang memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan tertentu.

 

 

 

DP
Deddy H. Pakpahan
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update