MAS Bersiap Perluas Insentif Pajak Family Office Singapura ke Token Digital dan Asuransi
Otoritas Moneter Singapura (MAS) bersiap memperbarui daftar investasi yang berhak menerima insentif pembebasan pajak bagi pengelola dana keluarga (family office), dengan mempertimbangkan pencakupan aset baru seperti token pembayaran digital dan polis asuransi.
____________
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ MAS berencana memperbarui daftar investasi yang berhak mendapatkan pembebasan pajak untuk menyesuaikan kebutuhan portofolio family office.
■ Token pembayaran digital dan polis asuransi dipertimbangkan masuk dalam skema insentif pajak section 13O, 13OA, dan 13U Income Tax Act 1947.
■ Singapura memperkuat ekosistem manajemen kekayaan dengan memanfaatkan pasar startup bernilai US$290 miliar yang dihuni 24 unicorn global.
____________
Pemerintah Singapura melalui Otoritas Moneter Singapura (MAS) berencana memperbarui daftar investasi yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pembebasan pajak bagi pengelola dana keluarga (family office). Pembaruan ini dirancang untuk mengikuti perkembangan kebutuhan perencanaan kekayaan dan investasi pengelola dana global yang terus bertransformasi.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri Singapura Gan Kim Yong menyampaikan bahwa penyesuaian regulasi tersebut merespons permintaan dari para pengelola single family office yang menginginkan fleksibilitas lebih besar dalam mengelola portofolio mereka. Salah satu bentuk fleksibilitas yang diusulkan mencakup pembebasan pajak untuk instrumen token pembayaran digital (digital payment tokens) serta polis asuransi.
Rencana kebijakan tersebut dipaparkan Gan Kim Yong saat berbicara dalam ajang Global-Asia Family Office Summit di Singapura pada Senin (05/10/2026). Gan, yang juga menjabat sebagai Ketua MAS, menyatakan bahwa bank sentral Singapura akan mengumumkan rincian daftar investasi yang diperbarui beserta tanggal penerapannya dalam waktu dekat.
Fasilitas Pembebasan Pajak
Saat ini, kendaraan dana (fund vehicles) yang dikelola oleh family office di Singapura dapat memperoleh fasilitas pembebasan pajak berdasarkan pasal 13O, 13OA, dan 13U dari Undang-Undang Pajak Penghasilan (Income Tax Act) 1947. Aset yang masuk dalam daftar kualifikasi meliputi saham, surat utang, dana reksa dan trust, derivatif, valuta asing, komoditas, real estat luar negeri, deposito tunai, hingga private equity.
Gan menegaskan bahwa MAS terus mencermati masukan dari para pelaku industri dalam evaluasi berkala terhadap kerangka kebijakan perpajakan nasional.
"MAS bekerja sama erat dengan industri untuk menjaga kerangka kerja Singapura tetap kompetitif dan responsif terhadap kebutuhan keluarga pengelola kekayaan," kata Gan Kim Yong.
Ia juga menggarisbawahi bahwa ekosistem inovasi dan kewirausahaan Singapura menawarkan peluang investasi besar bagi keluarga pengelola dana untuk mendanai perusahaan-perusahaan yang sedang mengembangkan solusi bagi kawasan Asia maupun tingkat global. Nilai ekosistem startup di Singapura saat ini diperkirakan mencapai lebih dari US$290 miliar, yang menampung sekitar 4.000 perusahaan rintisan serta 24 perusahaan berstatus unicorn.
Kontribusi Majukan Perekonomian
Melalui ketersediaan ekosistem tersebut, family office diimbau untuk berkontribusi memajukan perekonomian yang lebih luas melalui jaringan bisnis, pengalaman manajemen, serta modal jangka panjang (patient capital).
"Singapura akan terus memperkuat ekosistem manajemen kekayaannya, sehingga para keluarga dapat berencana dengan percaya diri dan mengejar peluang-peluang baru," ujar Gan mengutip The Business Times.
Langkah percepatan reformasi aturan insentif pajak ini bertepatan dengan pergeseran besar dalam manajemen kekayaan Asia. Laporan Global Wealth Report dari UBS menunjukkan bahwa wilayah Asia-Pasifik kini memimpin pertumbuhan jumlah jutawan global, sementara riset Knight Frank Wealth Report mencatat bahwa alokasi family office pada instrumen aset alternatif—termasuk aset digital dan struktur asuransi eksekutif—meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Penyesuaian regulasi oleh MAS dipandang sebagai langkah strategis untuk mempertahankan daya saing Singapura terhadap pusat keuangan global lainnya seperti Hong Kong dan Dubai. ■
__________
DIGIONARY:
● Derivatif: Kontrak finansial yang nilainya diturunkan dari kinerja aset acuan, seperti saham, obligasi, komoditas, atau mata uang.
● Digital Payment Tokens: Bentuk keterwakilan nilai digital yang digunakan sebagai media pertukaran uang secara elektronik atau instrumen investasi berbasis kriptografi.
● Family Office: Perusahaan swasta yang mengelola manajemen kekayaan, investasi, serta urusan hukum untuk satu atau beberapa keluarga beraset tinggi.
● Fund Vehicle: Entitas hukum atau struktur keuangan yang digunakan untuk mengumpulkan dana investor guna disalurkan ke berbagai portofolio investasi.
● Monetary Authority of Singapore / MAS: Bank sentral dan regulator keuangan terpadu yang mengawasi seluruh sektor finansial di Singapura.
● Patient Capital: Investasi modal jangka panjang di mana investor tidak menuntut imbal hasil instan dan siap menanggung risiko pengembangan usaha.
● Private Equity: Fasilitas investasi ekuitas pada perusahaan swasta yang tidak terdaftar di bursa saham publik.
● Single Family Office: Struktur pengelola kekayaan yang didirikan khusus untuk melayani seluruh kebutuhan finansial satu keluarga kaya.
● Unicorn: Perusahaan rintisan (startup) swasta yang berhasil mencapai nilai valusi sebesar US$1 miliar atau lebih.
