Lansia Singapura Makin Digital: Transaksi Non-Tunai Usia 60 Plus di OCBC Melonjak 60%
Transaksi digital lansia OCBC melonjak 60% per Juni 2026, dengan pengguna berusia 60 tahun ke atas tumbuh hampir 30%.
__________
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ Transaksi digital lansia OCBC melonjak 60% per Juni 2026, dengan pengguna berusia 60 tahun ke atas tumbuh hampir 30%.
■ Penggunaan PayNow untuk belanja online melompat 1,5 kali lipat, sementara pembayaran QR luar negeri melonjak lebih dari dua kali lipat.
■ OCBC menjangkau 150.000 lansia lewat 180 lokakarya literasi digital serta inovasi fitur keamanan dan aksesibilitas aplikasi.
__________
Stereotipe bahwa kelompok lanjut usia (lansia) enggan menyentuh teknologi finansial pelan-pelan runtuh di Singapura. Data terbaru dari Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) mencatat lonjakan transaksi pembayaran digital sebesar hampir 60% yang dilakukan oleh nasabah lansia melalui aplikasi perbankan mereka sepanjang tahun yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Pertumbuhan volume transaksi ini sejalan dengan meningkatnya partisipasi demografi usia senja. Jumlah nasabah berusia 60 tahun ke atas yang aktif bertransaksi secara digital meningkat hampir 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pergeseran Gaya Hidup yang Signifikan
Pola konsumsi digital warga senior ini menunjukkan pergeseran gaya hidup yang signifikan. Penggunaan fitur transfer PayNow untuk berbelanja di platform e-commerce seperti Shopee dan TikTok Shop melompat hingga 1,5 kali lipat. Tak hanya untuk kebutuhan domestik, transaksi QR luar negeri melalui fitur Scan & Pay di aplikasi OCBC bahkan melonjak lebih dari dua kali lipat. Destinasi di Tiongkok mendominasi hampir 80% dari total nilai transaksi pembayaran internasional lansia tersebut.
Fenomena ini menjadi angin segar bagi Singapura yang sedang bertransformasi menjadi super-aged society, di mana satu dari empat penduduknya diproyeksikan berusia 65 tahun ke atas pada tahun 2030. Laporan PwC menunjukkan bahwa tingkat adopsi pembayaran digital secara keseluruhan di Singapura telah menyentuh angka 92%.
Inklusi Digital
Susan Tan, Head of Group Segment, Global Consumer Financial Services OCBC, menegaskan pentingnya menjangkau kelompok demografi ini agar tidak tertinggal dalam arus modernisasi.
“Populasi penuaan di Singapura membuat inklusi digital menjadi lebih penting dari sebelumnya. Seiring semakin banyaknya layanan dan transaksi yang beralih ke ranah online, sangat penting bagi para lansia untuk dapat berpartisipasi dengan rasa percaya diri dan kemudahan,” ujar Susan Tan mengutip fintechnews.sg.
“Kami merasa sangat terdorong oleh bertambahnya jumlah lansia yang menggunakan pembayaran digital di berbagai aktivitas, mulai dari belanja online hingga perjalanan ke luar negeri. Hal ini memperkuat pentingnya untuk terus membekali mereka dengan keterampilan, pengetahuan, dan perangkat guna mengarungi dunia digital secara aman,” tambahnya.
Keberhasilan penyerapan teknologi ini tak lepas dari pendampingan berkelanjutan. Sejak tahun 2022, OCBC telah merangkul lebih dari 150.000 lansia melalui lebih dari 180 lokakarya dan kegiatan edukasi digital yang kini dikonsolidasikan dalam program SeniorCare sejak 2025. Dalam sesi pelatihan ini, para peserta diajarkan fungsi mendasar seperti mengecek saldo, melakukan transfer PayNow, hingga memindai kode QR toko.
Fitur Scan & Pay milik OCBC kini mendukung pembayaran QR di lebih dari 55 destinasi internasional, termasuk Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, dan Korea Selatan. Layanan lintas batas ini didukung oleh enam jaringan pembayaran terkemuka, yakni Alipay+, DuitNow, PromptPay, QRIS, UnionPay, dan Weixin Pay.
Guna menangkal risiko kejahatan siber yang marak mengintai kelompok rentan, edukasi OCBC juga berfokus pada pencegahan penipuan (scam) dan perlindungan simpanan menggunakan fitur pertahanan seperti OCBC Money Lock.
Dari sisi antarmuka, aplikasi OCBC menyediakan opsi bahasa Inggris dan Mandarin, serta fitur Smart Text yang diluncurkan pada 2025 dengan tujuh pilihan ukuran abjad. Langkah inklusi desain ini terbukti efektif setelah diadaptasi oleh lebih dari 15.000 nasabah lansia untuk mempermudah navigasi di layar ponsel. ■
__________
DIGIONARY:
● Alipay+: Jaringan pembayaran digital dan lintas batas global yang menghubungkan berbagai dompet digital serta metode pembayaran antarnegera.
● DuitNow: Sistem pembayaran elektronik nasional Malaysia yang memfasilitasi transfer dana instan via nomor ponsel, ID, atau kode QR.
● OCBC Money Lock: Fitur keamanan perbankan dari OCBC yang memungkinkan nasabah "mengunci" sebagian dana di rekening agar tidak dapat ditransfer secara digital untuk mencegah kerugian akibat penipuan.
● PayNow: Layanan transfer dana peer-to-peer dan merchant di Singapura yang memungkinkan transaksi langsung menggunakan nomor telepon atau NRIC.
● PromptPay: Jaringan pembayaran elektronik nasional Thailand untuk transaksi instan antarbank.
● QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard): Standar kode QR nasional untuk pembayaran digital di Indonesia yang terintegrasi antar-penyelenggara jasa pembayaran.
● Scan & Pay: Fitur pemindai kode QR pada aplikasi perbankan yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran instan di kasir pedagang.
● Smart Text: Fitur penyesuaian tampilan tekstual pada aplikasi yang memungkinkan pengguna memperbesar ukuran huruf untuk meningkatkan keterbacaan.
● UnionPay: Jaringan kartu pembayaran dan transaksi elektronik asal Tiongkok yang beroperasi secara internasional.
● Weixin Pay: Layanan dompet digital dan pembayaran seluler terintegrasi dari Tencent yang beroperasi di Tiongkok (dikenal juga sebagai WeChat Pay).
