Minggu, 04 Okt 2026 DIGI-PRODUCTDigi-BankersDigi-ColumnDigi-CryptoDigi-Insurance
Beranda › Digi-News
Digi-News

Akselelasi Transisi Energi, Superbank Danai Pembiayaan 200 Unit GrabCar Plus Electric

✍️ Raras Aivani Kusumendri 🕒 03 Oct 2026
Superbank dan Grab berkolaborasi membiayai 200 unit armada mobil listrik GrabCar Plus Electric untuk akselerasi ekosistem mobilitas hijau.
Superbank dan Grab berkolaborasi membiayai 200 unit armada mobil listrik GrabCar Plus Electric untuk akselerasi ekosistem mobilitas hijau. Foto: digitalbank.id

Superbank kucurkan pembiayaan 200 mobil listrik armada GrabCar Plus Electric.

__________

DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Superbank dan Grab berkolaborasi membiayai 200 unit armada mobil listrik GrabCar Plus Electric untuk akselerasi ekosistem mobilitas hijau.
■ Skema pembiayaan berbasis sewa armada mempermudah mitra pengemudi bertransisi ke kendaraan listrik tanpa beban investasi awal yang tinggi.
■ Kolaborasi lintas sektor ini mendukung target pemerintah menghadirkan 2 juta mobil listrik serta peta jalan Net Zero Emissions 2060.

_________

PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) resmi menyalurkan fasilitas pembiayaan kendaraan listrik bagi 200 unit armada yang akan dioperasikan sebagai layanan GrabCar Plus Electric. Sinergi strategis antara bank digital ini dengan platform Grab Indonesia ditujukan untuk mengakselerasi pembentukan ekosistem mobilitas hijau yang lebih inklusif dan ramah lingkungan di Tanah Air.

Langkah ini memperkuat tren penyaluran pembiayaan hijau di sektor perbankan nasional yang terus bertumbuh seiring tingginya permintaan armada transportasi umum berbasis daya listrik. Pasar kendaraan listrik di segmen ride-hailing dinilai memiliki potensi pertumbuhan pesat karena efisiensi operasional harian yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan berbasis bahan bakar minyak.

Direktur Bisnis Superbank, Sukiwan, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
"Melalui kolaborasi ini kami ingin mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses oleh Mitra Pengemudi," ujar Sukiwan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/10).

Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan target ambisius untuk memiliki 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada tahun 2030. Target ini menjadi bagian integral dari agenda transisi energi nasional menuju Net Zero Emissions pada 2060.

Model Bisnis Efektif

Pada tahap awal program, fasilitas pembiayaan dari Superbank disalurkan langsung kepada pihak Grab. Selanjutnya, perusahaan teknologi tersebut bertindak mengelola unit kendaraan dan menyediakannya bagi para mitra pengemudi melalui skema sewa harian atau bulanan. Model bisnis ini dipandang efektif menghapus hambatan investasi awal yang kerap dialami pengemudi dalam memiliki kendaraan listrik pribadi.

Sukiwan menegaskan bahwa pembiayaan 200 unit ini hanyalah langkah awal. "Pembiayaan 200 kendaraan listrik ini merupakan langkah awal yang kami harapkan dapat terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan mobilitas listrik di Indonesia," tambahnya.

Mobilitas Rendah Emisi

Sementara itu, Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya memperluas armada kendaraan listrik, tetapi juga membangun fondasi ekosistem mobilitas hijau yang lebih inklusif.

"Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan tidak hanya memperluas armada kendaraan listrik, tetapi juga membangun fondasi ekosistem mobilitas hijau yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh lebih banyak Mitra Pengemudi kami," kata Rivana.

Penyediaan 200 armada GrabCar Plus Electric ini juga melengkapi jajaran pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) sektor jasa keuangan domestik, yang menurut laporan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan grafik meningkat tajam sejak awal 2026 di kategori penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) ramah lingkungan. ■

__________

DIGIONARY:

● Armada Rendah Emisi: Rangkaian kendaraan operasional yang menghasilkan jejak karbon minimal atau nol selama pengoperasian.
● Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan: Sektor transportasi yang terintegrasi menggunakan sumber daya terbarukan untuk meminimalkan dampak lingkungan.
● GrabCar Plus Electric: Layanan transportasi berbasis aplikasi dari Grab yang memanfaatkan armada mobil listrik penuh (Battery Electric Vehicle).
● Net Zero Emissions (NZE): Kondisi saat jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer seimbang dengan emisi yang diserap kembali.
● Pembiayaan Berkelanjutan (Sustainable Financing): Penyaluran dana perbankan atau lembaga keuangan yang memprioritaskan proyek berwawasan lingkungan dan sosial.
● Ride-Hailing: Layanan pemesanan transportasi secara daring melalui aplikasi seluler yang menghubungkan pengemudi dengan penumpang.
● Skema Sewa Armada: Model bisnis di mana perusahan mengelola aset kendaraan dan menyewakannya kepada pengemudi untuk tujuan operasional.

DP
Deddy H. Pakpahan
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update