Kiat tidak terjebak gali-tutup lubang pinjaman online, begini caranya…

Share post:

 

digitalbank.id – TEKNOLOGI telah memudahkan masyarakat saat ini untuk meminjam uang untuk kebutuhan pokok. Salah satunya adalah pinjaman online (pinjol). Namun, peminjam (borrower) sering menghadapi masalah menggali dan menyumbat lubang karena pengelolaan keuangan yang buruk.

Untuk tidak terjebak situasi itu, Government Relations Manager AdaKami, Anna Urbinas, membagikan sejumlah tips yang bisa digunakan masyarakat saat meminjam. Dia mengatakan peminjam perlu memahami situasi keuangan mereka dan mengelola dana pribadi mereka dengan bijak.

Menurutnya, peminjam berpenghasilan rendah dapat meminjam dari peminjam ketika mereka membutuhkan uang mendesak atau untuk memenuhi keinginan mereka. Dalam platform peer-to-peer (P2P) lending Adakami, kisaran pinjaman yang diberikan kepada peminjam berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 80 juta.

Namun, peminjam tidak harus bergantung pada pinjaman semua uang untuk memenuhi kebutuhan ini. “Misalnya kalau mau konser tapi uangnya terbatas, dia tahu bulan depan ada pemasukan, jadi bisa pinjam.” 

Menurutnya, jika semua dana untuk memenuhi kebutuhan tersebut berasal dari pinjaman, peminjam akan terjebak untuk melunasinya setelah pinjaman. Kedua, peminjam juga perlu memahami kewajiban untuk membayar. “Ada kesepakatan, tanda tangan elektronik yang harus dicermati agar tidak terjerumus ke dalam jebakan,” ujarnya.

Peminjam dapat mengukur pembayaran pinjaman berdasarkan kemampuan mereka untuk membayar. “Misalnya bisa dalam tiga bulan ke depan karena kami juga perlu konfirmasi pembayaran,” katanya. Ukuran ini memungkinkan peminjam untuk secara teratur mengurangi pengeluaran bulanan mereka.

Kedua, peminjam harus waspada terhadap platform pinjaman ilegal. Karena pinjaman ilegal biasanya menawarkan tingkat bunga yang tinggi. Jika Anda terjerat, kami akan memaksa Anda untuk memproses pengembalian dana. AdaKami sendiri merupakan salah satu platform P2P lending yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tahun lalu, AdaKami menyalurkan pinjaman sebesar Rp6,8 triliun kepada lebih dari 10,8 juta peminjam di seluruh Indonesia, dengan total Rp9,2 triliun.(SAF)

Related articles

Hijra Bank kolaborasi dengan IDEAL, fasilitasi kepemilikan rumah lewat HijraHome

digitalbank.id - Satu pekan jelang Bulan Ramadhan 1444 H, Hijra Bank sebagai platform digital perbankan berprinsip syariah menjalin...

Dukung kebijakan subsidi motor listrik, BNI siapkan kredit terjangkau dan mudah diakses. Cek syaratnya!

digitalbank.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyatakan komitmennya mendukung kebijakan pemerintah terkait subsidi untuk...

BRI dan Citilink garap online travel fair, ada diskon tiket pesawat hingga 80% untuk beragam destinasi

digitalbank.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mengungkapkan optimismenya bahwa transaksi kartu kredit pada...

Cara investasi jitu ala Warren Buffet

digitalbank.id - SANGAT inspiratif. Dalam wawancara khusus yang dilakukan bareng Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, pendiri Microsoft, Bill...