HSBC fokus ekspansi ke Asia dan Timur Tengah, tinggalkan stagnasi pasar Eropa dan AS

- 26 Maret 2025 - 09:15

HSBC Holdings Plc semakin memperkuat fokusnya di Asia dan Timur Tengah dengan mengembangkan bisnis investasi perbankannya, setelah menarik diri dari sejumlah pasar utama di Eropa dan Amerika Serikat. CEO Georges Elhedery menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan profitabilitas bank. Perubahan ini mendapat dukungan dari pemegang saham utama, Ping An Insurance, dan telah berkontribusi pada kenaikan harga saham HSBC hampir 30% sejak September 2024.


Fokus utama:

  1. HSBC menutup sebagian besar bisnis merger & akuisisi serta penjaminan ekuitas di AS, Inggris, dan Eropa daratan untuk mengalokasikan sumber daya ke pasar yang lebih menguntungkan.
  2. Bank ini akan berfokus pada pembiayaan utang, pasar modal utang, serta akuisisi di Asia dan Timur Tengah, yang dianggap sebagai sektor dengan keunggulan kompetitifnya.
  3. CEO Georges Elhedery memangkas jumlah eksekutif senior, menggabungkan unit perbankan komersial dan investasi, serta meminta ratusan manajer mengajukan kembali lamaran untuk posisi mereka dalam divisi yang baru dibentuk.

HSBC Holdings Plc semakin memperkuat dominasinya di Asia dan Timur Tengah setelah memutuskan untuk keluar dari pasar Eropa dan Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar-besaran untuk mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan profitabilitas.

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV, CEO HSBC Georges Elhedery menyatakan bahwa bank akan mengalihkan fokus ke pembiayaan utang, pasar modal utang, serta merger dan akuisisi di dua wilayah tersebut. Restrukturisasi yang tengah dilakukan diperkirakan akan menghemat biaya operasional sebesar US$1,5 miliar dan memungkinkan HSBC untuk berinvestasi pada sektor yang lebih menguntungkan.

“Kami keluar dari pasar Eropa dan Amerika untuk lebih fokus pada sektor di mana kami memiliki keunggulan kompetitif,” ujar Elhedery dalam sebuah konferensi HSBC di Hong Kong. “Pembiayaan utang dan aktivitas terkait merupakan inti dari bisnis global kami.”

HSBC, yang berbasis di London, telah melakukan perubahan signifikan sejak Elhedery mengambil alih lebih dari enam bulan lalu. Ia menggabungkan unit perbankan komersial dan investasi, serta menjadikan operasional di Inggris dan Hong Kong sebagai unit bisnis mandiri. Selain itu, HSBC telah menghentikan sebagian besar bisnis merger & akuisisi serta penjaminan ekuitas di AS, Inggris, dan Eropa daratan.

Langkah ini disambut baik oleh pemegang saham utama HSBC, Ping An Insurance, yang sebelumnya sempat bersitegang dengan manajemen bank pada 2022. Pekan lalu, Ping An menyatakan “sangat puas” dengan arah baru HSBC, menandai perubahan sikap yang dramatis dibandingkan dua tahun lalu.

Sejak Elhedery menjabat pada 2 September 2024, harga saham HSBC di Hong Kong telah melonjak hampir 30%, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap strategi baru bank ini.

Elhedery juga menginisiasi perampingan struktur organisasi untuk meningkatkan efisiensi. HSBC mengurangi jumlah eksekutif senior di komite operasional utama dari 18 menjadi 12 orang. Selain itu, ratusan manajer diminta untuk melamar kembali posisi mereka di divisi korporasi dan institusional yang baru dibentuk.

Pemangkasan ini terutama menyasar level manajemen atas, dengan beberapa bankir investasi ditempatkan pada kontrak kerja jangka pendek. Salah satu yang terdampak adalah Nuno Matos, mantan kepala divisi perbankan kekayaan dan pribadi, yang juga merupakan pesaing utama Elhedery dalam perebutan posisi CEO.

Langkah ini menunjukkan bahwa HSBC tidak hanya merestrukturisasi bisnisnya, tetapi juga melakukan reformasi manajemen untuk lebih gesit menghadapi persaingan global.

“Kami tidak hanya memangkas biaya, tetapi juga memastikan organisasi kami lebih ramping dan fokus pada pertumbuhan berkualitas,” tambah Elhedery.

Dengan fokus baru di Asia dan Timur Tengah, serta dukungan penuh dari investor utama, HSBC kini berada dalam posisi yang lebih kuat untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan di kawasan yang lebih dinamis dibandingkan pasar Eropa dan Amerika yang cenderung stagnan. ■

Comments are closed.