CIMB Niaga catat laba bersih Rp3,84 triliun di Kuartal III 2022, meningkat 18,5%

- 28 Oktober 2022 - 08:00

PT Bank CIMB Niaga Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp3,84 triliun pada kuartal III-2022 atau mengalami peningkatan 18,5% dibandingkan dengan periode kuartal III-2021.

digitalbank.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp3,84 triliun pada kuartal III-2022 atau mengalami peningkatan 18,5% dibandingkan dengan periode kuartal III-2021.

Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan kenaikan income lebih tinggi dari biaya, CKPN juga turun dari tahun lalu. “Kalau melihat PBT (profit before tax) tumbuh tinggi 22,5% mencapai Rp5 triliun. Kalau net profit tumbuh 18,5% menjadi Rp3,84 triliun,” katanya di Jakarta, Kamis (27/10).

Menurut dia, pertumbuhan laba terutama dikarenakan adanya peningkatan pendapatan seiring dengan pertumbuhan bisnis yang baik, biaya yang terkendali, dan tren kualitas underlying asset yang lebih baik. Hasil ini mendorong perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para shareholders.

“Kami akan senantiasa menjaga hasil kinerja yang positif hingga akhir tahun 2022 terutama pada pertumbuhan di segmen-segmen utama bank yaitu pada kredit pemilikan mobil (KPM), kredit pemilikan rumah (KPR), emerging business banking (EBB)/UMKM, dan korporasi,” ujar Lani.

Hasil positif yang dicapai tersebut juga terlihat pada modal dan likuiditas bank yang kuat. Implementasi strategi bisnis yang kami jalankan telah memberikan hasil yang baik dan sesuai dengan target finansial yang akan dicapai di tahun ini. Capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) CIMB Niaga masing-masing sebesar 21,0% dan 86,9%.

PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) memproyeksikan laba hingga akhir tahun dapat mencapai lebih dari Rp6 triliun, sejalan dengan kinerja perseroan pada paruh pertama 2022. Sepanjang 6 bulan pertama tahun ini, CIMB Niaga dan entitas anak berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 20,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dari Rp2,13 triliun menjadi Rp2,56 triliun.

Apabila dirinci, pertumbuhan laba BNGA ditopang oleh beban bunga yang menyusut lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan bunga. Alhasil, pendapatan bunga bersih bank menjadi Rp6,54 triliun. (HAN)

 

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.