Bank Jago dan GoPay hadirkan integrasi bank digital dan platform on demand pertama di Indonesia

- 25 November 2021 - 15:35

Pengguna GoPay Jago kini dapat menikmati bebas biaya top-up antar Jago GoPay. Integrasi ini melengkapi inovasi sebelumnya di mana nasabah Bank Jago dapat menghubungkan Kantong Jago, salah satu fitur Bank Jago untuk membantu nasabah dalam mengatur keuangan, dengan aplikasi Gojek.

digitalbank.id – Bank Jago dan GoPay hari ini mengumumkan kerjasama berupa integrasi layanan yang memberikan kemudahan dalam pengaturan keuangan dan akses perbankan digital. Melalui integrasi ini, masyarakat dapat langsung membuka rekening Bank Jago dari aplikasi Gojek kurang dari lima menit, dan rekening tersebut tidak dikenakan biaya administrasi maupun saldo minimal.

Pengguna GoPay Jago juga dapat menikmati bebas biaya top-up antar Jago GoPay. Integrasi ini melengkapi inovasi sebelumnya di mana nasabah Bank Jago dapat menghubungkan Kantong Jago, salah satu fitur Bank Jago untuk membantu nasabah dalam mengatur keuangan, dengan aplikasi Gojek.

Baca juga: Usung teknologi blockchain, Bank Permata buat terobosan transaksi trade finance

Nasabah dapat mengalokasikan dana di Kantong Jago dan menggunakan Kantong tersebut untuk membayar berbagai layanan seperti transportasi, makanan dan tagihan yang ada di dalam aplikasi Gojek.

Hal itu semakin mempermudah pengguna dalam pembayaran tanpa perlu melakukan top-up.  Integrasi platform layanan on-demand dengan bank digital ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Dukung inklusi keuangan

CEO GoPay Hans Patuwo mengatakan sejak awal, GoPay telah berkomitmen untuk mendukung inklusi keuangan melalui berbagai inovasi pembayaran untuk para pengguna di Indonesia. GoPay telah berkembang dari metode pembayaran yang hanya dapat digunakan di dalam aplikasi Gojek hingga menjadi salah satu pembayaran digital terbesar dengan layanan paling lengkap yang dapat digunakan untuk membayar berbagai keperluan, mulai dari tagihan sampai dengan investasi.

“Kerjasama dengan Bank Jago mengukuhkan langkah GoPay dalam memberikan akses layanan keuangan yang mudah dan terpercaya kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ujarnya saat press conference virtual di Jakarta, Kamis (25/11).

Baca juga: DBS investasikan S$300 juta pada 2022 untuk intelligent banking

Hans juga mengatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung misi pemerintah untuk mencapai target tingkat inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024. Berdasarkan data, saat ini baru sekitar 61,7% masyarakat Indonesia memiliki akun bank.

Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) baru-baru ini menunjukkan bahwa 1 dari 5 pengguna GoPay saat ini tidak memiliki atau menggunakan rekening bank secara aktif. Riset ini juga mengungkapkan bahwa konsumen tidak hanya melihat GoPay sebagai alat pembayaran, tapi juga juga sebagai sarana pengaturan keuangan dan jembatan ke layanan keuangan.

Solusi keuangan digital

Sementara itu Kharim Siregar, selaku Direktur Utama Bank Jago menjelaskan, Jago bertujuan meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan melalui solusi keuangan digital yang fokus pada kehidupan sehari-hari dan Kolaborasi dengan GoPay merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tersebut.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Sebuah kekuatan baru dalam perbankan digital

Aplikasi ini dapat membuat pengaturan keuangan menjadi mudah , inovatif dan kolaboratif. Integrasi aplikasi Jago dengan jangkauan GoPay yang luas, dapat memberikan manfaat dan sekaligus pengalaman bagi para konsumen sehingga mereka bisa bertransaksi dengan cepat, mudah dan aman di dalam ekosistem Gojek.

“Kini, selain membuka rekening Jago dari aplikasi Gojek, pengguna juga dapat menggunakan kantong Jago sebagai sumber dana untuk bertransaksi di aplikasi Gojek,” ujarnya. (HAN)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.