Bank BNI yakin bisnis modelnya kuat menghadapi risiko berat di pasar global

Share post:

digitalbank.id – LIKUIDITAS adalah hal paling pokok dimiliki setiap bank agar mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah. “Kami akan terus menerapkan asas prudential dalam operasional dan bisnis, sehingga dapat terhindar dari risiko-risiko berat di pasar global,” papar Sekretaris Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis Minggu (19/3/2023).

Lebih lanjut Okki menjelaskan BNI mencatatkan rasio kecukupan likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) mencapai 219 persen per Desember 2022. Manajemen menyebutkan besaran rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan mengelola likuiditas dengan baik.

Selain rasio likuiditas,¬†masih menurut Okki, bank BUMN bersandi saham BBNI itu juga mampu menjaga keuangan bank dalam kondisi likuid. Kecukupan ini memastikan¬†kemampuan perusahaan memenuhi berbagai kebutuhan dana nasabah. “Profil likuiditas kami sangat baik, jauh di atas persyaratan regulator,” katanya .

Related articles

Kasus gagal bayar asuransi, menjadi celah bagi insurtech untuk ekspansi

digitalbank.id - KASUS gagal bayar yang terjadi di industri asuransi beberapa tahun terakhir sangat memprihatinkan. Namun bila melihat...

DANA yakin kinerjanya makin moncer di tahun 2023

digitalbank.id - PERTUMBUHAN pengguna dompet digital terus berlanjut karena menawarkan berbagai kemudahan. Maka tak heran Layanan dompet digital...

Dukung net zero emission, 11.000 MWh listrik Bank OCBC NISP bersertifikat energi hijau PLN

digitalbank.id - Berkomitmen untuk terus menjalankan bisnis yang berkelanjutan, Bank OCBC NISP menerima sertifikat energi hijau atau Renewable...

Pengguna BNI Mobile per Februari 2023 lampaui 14 juta user, nilai transaksinya Rp155,51 triliun

digitalbank.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI terus mencatatkan pertumbuhan positif terkait layanan BNI Mobile...